Selasa, 19 Mei 2015

Mengenal Sejarah Singkat Sir Alex Ferguson

Siapa tidak kenal Sir Alex Ferguson? Pelatih atau manager Manchester United tersebut adalah salah satu legenda yang dimiliki klub yang dijuluki The Red Devils ini. Fergie sukses membawa klub Setan Merah ini memenangkan sejumlah gelar Premiere League, Piala FA dan menjuarai kompetisi internasional. Ia juga sukses membawa klub asal kota Manchester tersebut meraih Treble Winner pada musim 1998/1999.
Namun pelatih fenomenal ini, yang sudah bersama dengan Manchester United selama 27 tahun ini, resmi mengundurkan diri dan klub yang telah besarkan namanya dan memilih pensiun di usia 71 tahun. Bersama dengan Manchester United, Fergie telah memenangkan 13 kali trofi Premiere League. Itu adalah rekor yang mungkin akan sulit disamai pelatih lain.
Kesuksesan Sir Alex Ferguson ini memang diraih dengan sebuah kerja keras, ketekunan serta kedisiplinan. Ia tida serta merta langsung meraih kesuksesan namun dengan perjalanan jatuh bangun yang ia lalui selama puluhan tahun. Berikut ulasan mengenai sejarah singkat Sir Alex Ferguson :
Ferguson terlahir dengan nama Alexander Chapman Ferguson. Ia lahir pada tanggal 31 Desember 1941 di distrik Govan, kota Glasgow, Skotlandia. Ferguson adalah anak dari seorang buruh galangan kapal yang bernama Alexander Beaton Ferguson, sedangkan ibunya adalah Elizabeth Hardie yang juga bekerja sebagai buruh pabrik. Meski hidup dalam kemiskinan, keluarga memiliki kecintaan terhadap sepakbola. Ayahnya dikenal sebagai militan Glasgow Celtics, salah satu klub sepak bola asal Skotlandia. Sedangkan Fergie bersama sang adik adalah fans Glasgow Rangers.
Fergie sendiri tinggal di lingkungan yang keras, dimana banyak rekan sebayanya yang berakhir menjadi pemabuk atau tinggal di penjara. Meski demikian, situasi keras dalam lingkungannya pun berhasil membentuk karakternya hingga menjadi seorang pekerja keras. Lantaran memiliki teman dengan berbagai karakter, hal ini memudahkan Ferguson tatkala harus berinteraksi dengan pemain bola baik kala menjadi pemain bola atau sebagai pelatih.
Ferguson bukanlah seorang pelajar yang pandai, ia kerapkali mencontek, dan juga dikenal bengal dengan tindakan nakalnya seperti memecahkan kaca dan mabuk-mabukan. Akibatnya pada usia 16 tahun, Fergie divonis tidak dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini sempat membuat ia terpukul, namun ia tidak berkecil hati. Fergie pun dengan cepat memutuskan untuk berkarir di dunia sepak bola. Ia merintis karir bola sebagai penyerang di tim sekolahnya. Ia selalu menjadi pahlawan dengan mencetak gol untuk timnya. Kemudian tahun 1957, bersama Queen’s Park, (klub sepak bola amatir di Glasgow) Fergie mulai merintis karirnya sebagai pemain bola.
Bermain di posisi striker, Ferguson berhasil mencetak 13 gol dari total 32 penampilannya selama 3 tahun memperkuat Queen’s Park. Melihat bakat yang ada Fergie, salah satu klub Skotlandia, St.Johnstone pun merekrutnya selama 4 musim. Bersama klub ini, Ferguson mengguncang publik dengan mencetak gol ke gawang Glasgow Rangers, di markas Glasgow. Saat  itu, nyaris tak ada tim yang mampu menyaingi kehebatan Galsgow Rangers. Empat musim yang gemilang bersama The Saints (julukan St.Johnstone) Fergie kemudian pindah ke Dunfermline United dan mencapai puncak karirnya disana. Musim pertama dan kedua di tim tersebut, Ferguson berhasil menjadi top Scorer. Kehebatannya mengantarkan Ia sebagai pemain Glasgow Rangers. Sayang bermain di klub impiannya, ia justru banyak di bangku cadangkan.
Pada tahun 1969, Fergie pindah ke klub Falkirk, di klub tersebut ia menjadi pemain sekaligus menjadi pelatih. Ini adalah momentum baginya merintis karir sebagai pelatih tim sepak bola. Namun masa kepelatihannya di sini tak bertahan lama karena kemudian jabatannya digantikan oleh John Prentice pada tahun 1973. Ferguson kemudian hengkang ke Ayr United dimana ia bermain disana semusim sampai akhirnya pensiun sebagai pemain pada tahun 1974. Sepanjang karirnya sebagai pemain, Ferguson telah mencetak total 170 gol dalam 317 pertandingan.
Sejak saat itu Ferguson mulai menjadi manager di East Stirlingshire, kemudian ia hengkang di St.Mirren. Dengan waktu tiga musim, di klub kecil ini Ferguson berhasil meraih gelar juara Liga Skotlandia. Klub kedua yang berhasil ia bawa meraih gelar juara Liga Skotlandia adalah Aberdeen. Bersama Aberdeen, Fergie juga berhasil memenangkan 3 gelar Liga Skotlandia, 4 Piala Skotlandia, 1 Piala Liga Skotlandia, 1 Piala Winners, dan 1 gelar Piala Super Eropa. Fergie tercatat pernah menjadi asisten pelatih timnas Skotlandia dan pelatih timnas. Lalu kemudian pada 6 November 1986, dia menanandatangi kontrak sebagai pelatih Manchester United. Ia berhasil mempersembahkan 37 gelar bergengsi bagi Manchester United.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar