Siapa tidak kenal Sir Alex Ferguson? Pelatih atau manager
Manchester United tersebut adalah salah satu legenda yang dimiliki klub yang
dijuluki The Red Devils ini. Fergie sukses membawa klub Setan Merah ini
memenangkan sejumlah gelar Premiere League, Piala FA dan menjuarai kompetisi
internasional. Ia juga sukses membawa klub asal kota Manchester tersebut meraih
Treble Winner pada musim 1998/1999.
Namun pelatih fenomenal ini, yang sudah bersama dengan
Manchester United selama 27 tahun ini, resmi mengundurkan diri dan klub yang
telah besarkan namanya dan memilih pensiun di usia 71 tahun. Bersama dengan
Manchester United, Fergie telah memenangkan 13 kali trofi Premiere League. Itu
adalah rekor yang mungkin akan sulit disamai pelatih lain.
Kesuksesan Sir Alex Ferguson ini memang diraih dengan sebuah
kerja keras, ketekunan serta kedisiplinan. Ia tida serta merta langsung meraih
kesuksesan namun dengan perjalanan jatuh bangun yang ia lalui selama puluhan
tahun. Berikut ulasan mengenai sejarah singkat Sir Alex Ferguson :
Ferguson terlahir dengan nama Alexander Chapman Ferguson. Ia
lahir pada tanggal 31 Desember 1941 di distrik Govan, kota Glasgow, Skotlandia.
Ferguson adalah anak dari seorang buruh galangan kapal yang bernama Alexander
Beaton Ferguson, sedangkan ibunya adalah Elizabeth Hardie yang juga bekerja
sebagai buruh pabrik. Meski hidup dalam kemiskinan, keluarga memiliki kecintaan
terhadap sepakbola. Ayahnya dikenal sebagai militan Glasgow Celtics, salah satu
klub sepak bola asal Skotlandia. Sedangkan Fergie bersama sang adik adalah fans
Glasgow Rangers.
Fergie sendiri tinggal di lingkungan yang keras, dimana banyak
rekan sebayanya yang berakhir menjadi pemabuk atau tinggal di penjara. Meski
demikian, situasi keras dalam lingkungannya pun berhasil membentuk karakternya
hingga menjadi seorang pekerja keras. Lantaran memiliki teman dengan berbagai
karakter, hal ini memudahkan Ferguson tatkala harus berinteraksi dengan pemain
bola baik kala menjadi pemain bola atau sebagai pelatih.
Ferguson bukanlah seorang pelajar yang pandai, ia kerapkali
mencontek, dan juga dikenal bengal dengan tindakan nakalnya seperti memecahkan
kaca dan mabuk-mabukan. Akibatnya pada usia 16 tahun, Fergie divonis tidak
dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini sempat
membuat ia terpukul, namun ia tidak berkecil hati. Fergie pun dengan cepat
memutuskan untuk berkarir di dunia sepak bola. Ia merintis karir bola sebagai
penyerang di tim sekolahnya. Ia selalu menjadi pahlawan dengan mencetak gol
untuk timnya. Kemudian tahun 1957, bersama Queen’s Park, (klub sepak bola
amatir di Glasgow) Fergie mulai merintis karirnya sebagai pemain bola.
Bermain di posisi striker, Ferguson berhasil mencetak 13 gol
dari total 32 penampilannya selama 3 tahun memperkuat Queen’s Park. Melihat
bakat yang ada Fergie, salah satu klub Skotlandia, St.Johnstone pun merekrutnya
selama 4 musim. Bersama klub ini, Ferguson mengguncang publik dengan mencetak
gol ke gawang Glasgow Rangers, di markas Glasgow. Saat itu, nyaris tak
ada tim yang mampu menyaingi kehebatan Galsgow Rangers. Empat musim yang
gemilang bersama The Saints (julukan St.Johnstone) Fergie kemudian pindah ke
Dunfermline United dan mencapai puncak karirnya disana. Musim pertama dan kedua
di tim tersebut, Ferguson berhasil menjadi top Scorer. Kehebatannya
mengantarkan Ia sebagai pemain Glasgow Rangers. Sayang bermain di klub
impiannya, ia justru banyak di bangku cadangkan.
Pada tahun 1969, Fergie pindah ke klub Falkirk, di klub tersebut
ia menjadi pemain sekaligus menjadi pelatih. Ini adalah momentum baginya
merintis karir sebagai pelatih tim sepak bola. Namun masa kepelatihannya di
sini tak bertahan lama karena kemudian jabatannya digantikan oleh John Prentice
pada tahun 1973. Ferguson kemudian hengkang ke Ayr United dimana ia bermain disana
semusim sampai akhirnya pensiun sebagai pemain pada tahun 1974. Sepanjang
karirnya sebagai pemain, Ferguson telah mencetak total 170 gol dalam 317
pertandingan.
Sejak saat itu Ferguson mulai menjadi manager di East
Stirlingshire, kemudian ia hengkang di St.Mirren. Dengan waktu tiga musim, di
klub kecil ini Ferguson berhasil meraih gelar juara Liga Skotlandia. Klub kedua
yang berhasil ia bawa meraih gelar juara Liga Skotlandia adalah Aberdeen.
Bersama Aberdeen, Fergie juga berhasil memenangkan 3 gelar Liga Skotlandia, 4
Piala Skotlandia, 1 Piala Liga Skotlandia, 1 Piala Winners, dan 1 gelar Piala
Super Eropa. Fergie tercatat pernah menjadi asisten pelatih timnas Skotlandia
dan pelatih timnas. Lalu kemudian pada 6 November 1986, dia menanandatangi
kontrak sebagai pelatih Manchester United. Ia berhasil mempersembahkan 37 gelar
bergengsi bagi Manchester United.
Sumber : http://hatborogov.com/?p=60
Tidak ada komentar:
Posting Komentar